Diluarsetempel masjid sunnah, menurut Wahabi berarti masjid bid'ah atau masjid yang tidak sesuai dengan syariat. Tentunya yang mereka serang atau mereka anggap masjid bid'ah adalah masjid Aswaja. Lebih khususnya masjid NU. Ciri-ciri masjid Wahabi yang berstempel "Masjid Sunnah" untuk menipu masyarakat diantaranya: Jelaslahbahwa istilah "Masjid Sunnah" adalah proyek Wahabi yakni misi mewahabikan masyarakat melalui masjid. Selicik apapun, hujjah Wahabi sangat mudah untuk dipatahkan karena faktanya masjid yang tanpa embel-embel sunnah lebih nyunnah daripada merk sunnah sebab embel-embel sunnah hanyalah propaganda kaum Wahabi. aku niat shalat sunnah wudhu 2 rakaat karena Allah" 2. Shalat Tahiyatul Masjid, shalat sunnah 2rakaat yg dikrjkan ketika masuk masjid, sblm duduk utk menghormati masjid. Rasulullah bersabda: "Apabila seseorg diantara kamu msk masjid, maka jgnlah hendak duduk sblm shalat 2rakaat lbh dahulu" (H.R.Bukhari&Muslim). Niatnya : Vay Tiแปn Nhanh. Ciri-Ciri Masjid Wahabi. Foto Istimewa. Oleh Suryono Zakka - Wahabi selalu berlindung di balik kata "sunnah" untuk menyebarkan ideologinya. Istilah "salaf" atau "manhaj salaf", "kembali pada Al-Qur'an dan sunnah", "hijrah", hingga istilah "ittiba" juga distempel Wahabi agar masyarakat mengira bahwa apa yang Wahabi sebarkan sesuai dengan sunnah Rasulullah. Bagi kalangan NU kaffah, semua istilah itu hanya rekayasa Wahabi untuk menipu umat Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Karena Wahabi suka 'dagangan' sunnah, masjidpun mereka stempel dengan kata sunnah untuk mencari jamaah. Dengan stempel sunnah, masjid tersebut mereka anggap sebagai masjid yang sesuai dengan syariat. Di luar setempel masjid sunnah, berarti masjid bid'ah atau masjid yang tidak sesuai dengan syariat. Tentunya yang mereka serang atau mereka anggap masjid bid'ah adalah masjid Aswaja. Lebih khususnya masjid NU. Ciri-ciri masjid Wahabi yang berstempel "Masjid Sunnah" untuk menipu masyarakat di antaranya 1. Masjid Wahabi anti tilawah, murattal atau puji-pujian, karena hal itu menurut mereka adalah bid'ah. Wahabi merasa terganggu dengan suara bacaan Al-Qur'an. Benarkah bacaan shalat atau puji-pujian setelah adzan sebagaimana pendapat Wahabi adalah bid'ah tercela? Menurut Aswaja tidak benar. Al-Hafizh as-Sakhawi berkata ูˆูŽู‚ูŽุฏู ุงุฎู’ุชูู„ูููŽ ูููŠู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู‡ูŽู„ู’ ู‡ููˆูŽ ู…ูุณู’ุชูŽุญูŽุจูŒู‘ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽูƒู’ุฑููˆู’ู‡ูŒ ุฃูŽูˆู’ ุจูุฏู’ุนูŽุฉูŒ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุดู’ุฑููˆู’ุนูŒ ูˆูŽุฃุณู’ุชูุฏูู„ูŽู‘ ู„ูู„ุฃูŽูˆูŽู‘ู„ู ุจูู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ ูˆูŽุงูู’ุนูŽู„ููˆุง ุงู„ู’ุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ุŒ ูˆูŽู…ูŽุนู’ู„ููˆู’ู…ูŒ ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฌูŽู„ูู‘ ุงู„ู’ู‚ูุฑูŽุจู ู„ุงูŽ ุณููŠูŽู‘ู…ูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุฏู’ ุชูŽูˆูŽุงุฑูŽุฏูŽุชู’ ุงู’ู„ุฃูŽุฎู’ุจูŽุงุฑู ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ู’ุญูŽุซูู‘ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุฐูŽู„ููƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ู…ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ูููŠ ููŽุถู’ู„ู ุงู„ุฏูู‘ุนูŽุงุกู ุนูŽู‚ูุจูŽ ุงู’ู„ุฃูŽุฐูŽุงู†ู ูˆูŽุงู„ุซูู‘ู„ูุซู ุงู’ู„ุฃูŽุฎููŠู’ุฑู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ูˆูŽู‚ูุฑู’ุจู ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู ูˆูŽุงู„ุตูŽู‘ูˆูŽุงุจู ุฃูŽู†ูŽู‘ู‡ู ุจูุฏู’ุนูŽุฉูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉูŒ ูŠูุคู’ุฌูŽุฑู ููŽุงุนูู„ูู‡ู ุจูุญูุณู’ู†ู ู†ููŠูŽู‘ุชูู‡ู. ุงู„ุญุงูุธ ุงู„ุณุฎุงูˆูŠุŒ ุงู„ู‚ูˆู„ ุงู„ุจุฏูŠุน ููŠ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุนู„ู‰ ุงู„ุญุจูŠุจ ุงู„ุดููŠุนุŒ 280. โ€œPembacaan shalawat menjelang shalat tersebut diperselisihkan, apakah dihukumi sunnah, makruh, bidโ€™ah, atau disyariโ€™atkan? Pendapat yang pertama berdalil dengan firman Allah โ€œKerjakanlah semua kebaikan.โ€ Telah dimaklumi bahwa membaca shalawat dan salam termasuk ibadah sunnah yang paling agung, lebih-lebih telah datang sekian banyak hadits yang mendorong hal tersebut, serta hadits yang datang tentang keutamaan berdoa setelah adzan, sepertiga malam dan menjelang fajar. Pendapat yang benar adalah, bahwa hal tersebut bidโ€™ah hasanah kreativitas bagus, yang pelakunya diberi pahala dengan niatnya yang baik.โ€ Al-Hafizh as-Sakhawi, al-Qaul al-Badiโ€™, hal. 280. 2. Masjid Wahabi anti biji tasbih karena mereka menganggap bahwa biji tasbih adalah tasyabbuh bil kuffar menyerupai orang kafir. Benarkah klaim Wahabi bahwa penggunaan biji tasbih menyerupai orang kafir? Sangat tidak benar. Mufti al-Azhar, Syekh Athiyah Shaqr menjawab ๏ปญ๏บ‡๏ปŸ๏ปฐ ๏บŸ๏บŽ๏ปง๏บ ๏บ‡๏ป—๏บฎุง๏บญ ุง๏ปŸ๏ปจ๏บ’๏ปฐ ๏บป๏ป ๏ปฐ ุง๏ปŸ๏ป ๏ปช ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปช ๏ปญ๏บณ๏ป ๏ปข ๏ปŸ๏ปฌ๏บฌุง ุง๏ปŸ๏ปŒ๏ปค๏ปž ๏ปญ๏ป‹๏บช๏ปก ุง๏ปน๏ปง๏ปœ๏บŽ๏บญ ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปชุŒ ุง๏บ—๏บจ๏บฌ ๏ป‹๏บช๏บฉ ๏ปฃ๏ปฆ ุง๏ปŸ๏บผ๏บค๏บŽ๏บ‘๏บ” ๏ปญุง๏ปŸ๏บด๏ป ๏ป’ ุง๏ปŸ๏บผ๏บŽ๏ปŸ๏บข ุง๏ปŸ๏ปจ๏ปฎ๏ปฏ ๏ปญุง๏ปŸ๏บค๏บผ๏ปฐ ๏ปญ๏ป‹๏ป˜๏บช ุง๏ปŸ๏บจ๏ปด๏ป‚ ๏ปญ๏ป๏ปด๏บฎ๏ปซ๏บŽ ๏ปญ๏บณ๏ปด๏ป ๏บ” ๏ปŸ๏ป€๏บ’๏ป‚ ุง๏ปŸ๏ปŒ๏บช๏บฉ ๏ป“๏ปฐ ุง๏ปŸ๏บ˜๏บด๏บ’๏ปด๏บข ๏ปญ๏ปŸ๏ปข ๏ปณ๏บœ๏บ’๏บ– ๏บ‡๏ปง๏ปœ๏บŽ๏บญ ๏ป‹๏ป ๏ปด๏ปฌ๏ปข Di samping Nabi menyetujui terhadap Sahabat yang membaca tasbih dengan batu kecil [HR Abu Dawud] serta Nabi tidak mengingkarinya, ternyata ada banyak Sahabat dan ulama Salaf yang menjadikan batu, kerikil, dan pintalan tali sebagai sarana untuk menghitung bacaan tasbih, dan mereka tidak mengingkarinya. 3. Wahabi sangat alergi dengan kaligrafi karena rasulullah tidak pernah mengajarkan kaligrafi sehingga hukumnya bid'ah mungkar. Menurut Syafi'iyah, kaligrafi pada masjid tidak haram selagi dalam batas kewajaran sebagaimana merujuk pada sejarah Khalifah Umar bin Abdul Aziz Al-Umawi lahir pada tahun 61H, menjadi khalifah dari tahun 99H hingga 101H/717M hingga 720M. Beliau telah memperluas bangunan masjid Nabawi di Madinah, dan mengarahkan agar ditulis ayat-ayat Al-Quran dengan emas di sepanjang dinding mihrab masjid tersebut. 4. Masjid Wahabi tidak ada tradisi salam-salaman setelah shalat karena dihukumi tradisi yang bertentangan dengan syariat. Benarkah salaman setelah shalat adalah tradisi tercela sebagaimana menurut Wahabi? Tidak benar. ุนูŽู†ู’ ุณูŽูŠูู‘ุฏูู†ูŽุง ูŠูŽุฒููŠู’ุฏ ุจูู†ู’ ุงูŽุณู’ูˆูŽุฏู’ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุงูŽู†ูŽู‘ู‡ู ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ุตูู‘ุจู’ุญูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจููŠูู‘ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนูŽู„ูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ู…ู’. ูˆูŽู‚ุงู„ูŽ ุซูู…ูŽู‘ ุซูŽุงุฑูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ูŠูŽุฃุฎูุฐูˆู’ู†ูŽ ุจููŠูŽุฏูู‡ ูŠูŽู…ู’ุณูŽุญููˆู’ู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ูˆูุฌููˆู’ู‡ูŽู‡ูู…ู’, ููŽุฃูŽุฎูŽุฐุชู ุจููŠูŽุฏูู‡ู ููŽู…ูŽุณูŽุญู’ุชู ุจูู‡ูŽุง ูˆูŽุฌู’ู‡ููŠู’.ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑู‰ โ€œDiriwayatkan dari sahabat Yazid bin Aswad bahwa ia shalat subuh bersama Rasulallah, lalu setelah shalat para jamaah berebut untuk menyalami Nabi, lalu mereka mengusapkan ke wajahnya masing-masing, dan begitu juga saya menyalami tangan Nabi lalu saya usapkan ke wajah saya.โ€ Bukhari, hadits ke 3360 5. Wahabi mengharamkan Qunut Shubuh. Jadi Qunut Shubuh menurut Wahabi adalah bid'ah tercela. Sangat tidak benar jika Qunut shubuh hukumnya bid'ah tercela sebagaimana tuduhan Wahabi. ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽุง ุฒูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ูŠูŽู‚ู’ู†ูุชู ูููŠ ุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ููŽุงุฑูŽู‚ูŽ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ุฏุงุฑู‚ุทู†ูŠ โ€œDiriwayatkan dari Anas Ibn Malik. Beliau berkata, โ€œRasulullah Saw senantiasa membaca qunut ketika shalat subuh sehingga beliau wafat.โ€ Musnad Ahmad bin Hanbal, juz III, hal. 162 [12679], Sunan al-Daraquthni, juz II, hal. 39 [9]. 6. Wahabi menganggap bahwa meluruskan shaf harus dengan menempel antar kaki jamaah. Kalau belum menempel maka belum disebut merapatkan shaf sehingga shalatnya tidak sempurna. Tepatkah kesempurnaan shalat dilihat dari menempelnya kaki antarjamaah sebagaimana anggapan Wahabi? Tidak tepat, sebab yang menempelkan kaki hanya seorang sahabat. Tidak semua sahabat nabi melakukannya. Ini dalilnya ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุนูŽู…ู’ุฑููˆ ุจู’ู†ู ุฎูŽุงู„ูุฏู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽู†ูŽุง ุฒูู‡ูŽูŠู’ุฑูŒ ุนูŽู†ู’ ุญูู…ูŽูŠู’ุฏู ุนูŽู†ู’ ุฃูŽู†ูŽุณู ุจู’ู†ู ู…ูŽุงู„ููƒู ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู‚ููŠู…ููˆุง ุตููููˆููŽูƒูู…ู’ ููŽุฅูู†ู‘ููŠ ุฃูŽุฑูŽุงูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ูˆูŽุฑูŽุงุกู ุธูŽู‡ู’ุฑููŠ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู†ูŽุง ูŠูู„ู’ุฒูู‚ู ู…ูŽู†ู’ูƒูุจูŽู‡ู ุจูู…ูŽู†ู’ูƒูุจู ุตูŽุงุญูุจูู‡ู ูˆูŽู‚ูŽุฏูŽู…ูŽู‡ู ุจูู‚ูŽุฏูŽู…ูู‡ูยป Dari Anas bin Malik dari Nabi Muhammad shallallah alaih wasallam โ€Tegakkanlah shaf kalian, karena saya melihat kalian dari belakang pundakku.โ€ Ada seorang di antara kami yang menempelkan bahunya dengan bahu temannya dan telapak kaki dengan telapak kakinya.HR. Al-Bukhari 7. Masjid Wahabi anti do'a bersama karena do'a bersama menurut Wahabi adalah bid'ah yang tidak ada dasarnya menurut Al-Qur'an dan Sunnah. Apakah tepat pendapat Wahabi tersebut? Tidak tepat sebagaimana dalil berikut ุนูŽู†ู’ ุญูŽุจููŠู’ุจู ุจู’ู†ู ู…ูŽุณู’ู„ูŽู…ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ููู‡ู’ุฑููŠูู‘ ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฌูŽุงุจูŽ ุงู„ุฏู‘ูŽุนู’ูˆูŽุฉู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุณูŽู…ูุนู’ุชู ุฑูŽุณููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ู„ุงูŽ ูŠูŽุฌู’ุชูŽู…ูุนู ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู’ ุจูŽุนู’ุถูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุคูŽู…ูู‘ู†ู ุจูŽุนู’ุถูู‡ูู…ู’ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุงุณู’ุชูŽุฌูŽุงุจูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฏูุนูŽุงุกูŽู‡ูู…ู’. ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุทุจุฑุงู†ูŠ ููŠ ุงู„ูƒุจูŠุฑ ูˆ ุงู„ุญุงูƒู… ููŠ ุงู„ู…ุณุชุฏุฑูƒ Artinya Dari Habib bin Maslamah al-Fihri RA โ€“beliau seorang yang dikabulkan doโ€™anya-, berkata โ€œSaya mendengar Rasulullah SAW bersabda โ€œTidak lah berkumpul suatu kaum Muslimin, lalu sebagian mereka berdoโ€™a, dan sebagian lainnya mengucapkan amin, kecuali Allah pasti mengabulkan doโ€™a mereka.โ€ HR. al-Thabarani dalam al-Muโ€™jam al-Kabir, dan al-Hakim dalam al-Mustadrak. Jelaslah bahwa istilah "Masjid Sunnah" adalah proyek Wahabi yakni misi mewahabikan masyarakat melalui masjid. Selicik apapun, hujjah Wahabi sangat mudah untuk dipatahkan karena faktanya masjid yang tanpa embel-embel sunnah lebih nyunnah daripada merk sunnah, sebab embel-embel sunnah hanyalah propaganda kaum Wahabi. [ Keterangan Disadur dari Blog Aswaja Muba milik Suryono Zakka dengan judul asli 'Ciri Masjid Wahabi' auliasuciw auliasuciw 1. atapnya semakin ke atas semakin kecil, terdiri dari bilangan ganjil 3,5,72. tidak adanya menara seperti masjid sekarang3. adanya kentongan dan bedug4. adanya tiang sebagai penyangga masjid Iklan Iklan mlahasbi mlahasbi 1. tiang penyangga nya terbuat dari kayu2. memiliki ruangan kecil3. tiang yg kurang kokoh4. atapnya berbentuk tumbang Iklan Iklan Tanpa KubahDesain SederhanaFasilitas LengkapSebagai IkonOrnamen Sederhana Ciri-ciri masjid modern secara kasat mata dapat di lihat dari desain arsitektur bangunan masjid. Meskipun ciri-ciri masjid modern tersebut tidak selamanya benar dalam mengidentifikasi kategori masjid modern. Maka perlu juga mengecek ciri-ciri lainnya yang tidak tampak mata secara langsung untuk menentukan benar tidaknya masjid tersebut masuk kategori masjid modern. Ada beberapa ciri-ciri masjid modern yang bisa menjadi pedoman dalam menentukan sebuah bangunan masjid modern. Tanpa Kubah sumber Ciri-ciri masjid modern yang populer dalam desain arsitekturnya adalah masjid tanpa kubah. Meskipun banyak juga masjid modern yang masih menggunakan atap kubah. Masjid modern tanpa kubah yang paling populer adalah desain sederhana berbentuk kotak dengan arsitektur eksterior dan interior yang indah. Pendapat umum arsitek tentang membangun masjid modern tanpa kubah, karena kubah bukan fokus utama pada sebuah bangunan masjid. Selama desain dan ornamen masjid tidak bertentangan dengan hukum syarโ€™i, maka bentuk bangunan bebas dengan memperhatikan batasan-batasan yang dilarang dalam agama Islam. Ciri-ciri masjid modern tanpa kubah banyak dijumpai di banyak negara, terutama negara yang berpendukduk muslim mayoritas seperti Indonesia. Contoh masjid modern tanpa kubah seperti Masjid Al Irsyad Bandung, Masjid, Masjid Al Azhar Summarecon Bekasi, Masjid Baitul Aโ€™laa, dan masih banyak masjid modern lainnya. Desain Sederhana sumber Ciri-ciri masjid modern berikutnya dapat di lihat mulai dari desain yang sederhana meliputi eksterior dan interior masjid. Jika gaya arsitektur masjid tradisional banyak diwarnai detail-detail dekoratif, maka gaya arsitektur masjid modern justru sebaliknya yaitu cukup sederhana. Kesederhanaan dimulai dari bentuk masjid, warna cat masjid, ornamen masjid, dan seterusnya. Desain sederhana dari ciri-ciri masjid modern juga memiliki makna dan merupakan bentuk simbolisasi. Misal bentuk kotak merupakan simbolisasi bentuk kaโ€™bah di Mekah, jumlah 99 dekoratif interior yang melambangkan Asmaul Husna, dan lain-lainnya. Desain sederhana masjid modern memberikan kemudahan dalam perawatan, selain itu juga lebih efesien karena kebanyakan memiliki tema desain eco green yang mengandalkan energi alam seperti matahari sebagai penerangan dan pencahayaan dalam masjid. Kemudian tanaman disekitar masjid untuk sirkulasi udara segar dan sejuk di dalam masjid. Fasilitas Lengkap sumber Fasilitas masjid sangat perlu sekali pada masjid modern. Karena ciri-ciri masjid modern terlihat dari fasilitas-fasilitas yang dimilikinya. Fasilitas pertama yang harus dimiliki adalah tempat wudhu. Jumlah kran air harus sebanding dengan kapasitas masjid. Pada masjid modern biasanya memanfaatkan sistem terpadu dengan pemanfaatan air sisa wudhu untuk menyirami tanaman disekitar masjid. Selain itu desain tempat wudhu bernuansa simpel dan bersih. Fasilitas berikutnya adalah tempat sepatu + sandal, tempat parkir ada CCTV, Taman, dan lain-lainnya. Keberadaan fasilitas ini sebagai fungsi berikutnya setelah fungsi utama sebagai tempat ibadah sholat. Seperti fungsi sosial kemasyrakatan, dakwah, pemberdayaan ekonomi, hingga tujuan wisata religi. Jika masjid kuno saja memiliki fungsi yang sangat luas seperti sebagai pusat pemerintahan, maka masjid modern juga harus memiliki fungsi yang banyak juga. Sebagai Ikon sumber Ciri-ciri masjid modern selanjutnya biasanya menjadi ikon sebuah kota atau sebuah kawasan. Karena arsitektur masjid modern yang unik menjadi pusat perhatian bagi siapa saja yang melewati jalan di sebelah masjid modern tersebut. Selain itu sebuah kawasan juga banyak yang memiliki masjid modern menjadi ikon kawasan tersebut karena keberadaannya yang strategis di puncak sebuah bukit. Sehingga masjid tampak indah dengan pemandangan alamnya yang bisa dilihat dari berbagai arah mata angin. Ciri-ciri masjid modern sebagai ikon sebuah kota juga bisa merupakan simbolisasi sebuah kota yang religius. Sehingga hal ini akan mempengaruhi suasana para pengunjung ketika berada di kota tersebut. Menjadi ikon sebuah kota, tentunya masjid modern tersebut memiliki fasilitas rest area dengan fasilitas pelengkap lainnya. Sehingga para pengendara yang lewat akan tertarik untuk berhenti menikmati pemandangan indah masjid modern dengan mengabadikan momen tersebut dengan mengambil foto ataupun video. Ornamen Sederhana sumber Ciri-ciri masjid modern tampak pada ornamen sederhana yang dimilikinya. Elemen garis simetris yang sederhana banyak digunakan pada masjid modern. Kemudian ornamen masjid pada eksterior dan interior masjid sangat sederhana dan tetap memberikan makna dalam tetantang Islam. Misalkan ornamen kaligrafi pada umumnya masjid sangat ramai dan mendominasi di interior masjid, namun pada masjid modern, kaligrafi cukup sederhana dan mampu memberikan makna yang cukup dalam.

ciri ciri masjid sunnah